Pelatihan Otak

5 Makanan yang Mampu Meningkatkan Memori dan Konsentrasi pada Anak

Meningkatkan Memori dan Konsentrasi

Tingkat konsentrasi, ingatan, dan kecerdasan seorang anak sangat tergantung pada apa yang dia makan. Diet anak memiliki dampak besar pada seberapa baik dia berkonsentrasi di sekolah, meskipun banyak orangtua gagal memahami hal ini. Faktanya, ada banyak makanan yang kita gunakan yang memiliki kekuatan super dalam hal meningkatkan konsentrasi anak-anak! Meskipun makanan ini cukup umum, sangat sedikit dari kita yang tahu sepenuhnya manfaat kesehatan mereka. Berikut ini adalah 5 makanan sehari-hari yang mampu meningkatkan memori dan konsentrasi pada anak-anak.

Kacang almond

Kacang berwarna coklat kecil yang dikenal sebagai ‘Badam’ di India adalah salah satu makanan paling sehat di dunia. Hal ini dikarenakan kacang almond kaya akan protein, yang membantu memperbaiki sel-sel otak dan meningkatkan fungsi kognitif. Kacang almond juga mengandung Zinc yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh yang bersaing melawan radikal bebas yang menyerang dan menghancurkan sel-sel otak. Vitamin B6 dan E dalam kacang almond juga mampu meningkatkan kesehatan otak dan memperlambat penuaan sel-sel otak. Kandungan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 yang hadir dalam kacang almond diyakini mampu meningkatkan tingkat intelektual, serta Magnesium yang mampu meningkatkan penguatan saraf otak.

Bawang merah

Bawang Merah memiliki tingkat flavonoid yang baik, seperti anthocyanin dan quercetin, yang telah terbukti mampu mencegah kerusakan otak yang berkaitan dengan usia sekaligus meningkatkan memori. Anthocyanin berfungsi menghambat peradangan saraf, mengaktifkan pensinyalan sinaptik, dan meningkatkan aliran darah ke otak. Dalam sebuah studi tahun 2005 oleh para ilmuwan Tokai University Hokkaido menyimpulkan bahwa di-n-propil trisulphide, senyawa sulfur yang ditemukan dalam bawang, mampu mencegah gangguan memori, menjadikannya sebagai makanan yang baik untuk memori yang sangat baik juga.

Gooseberry India

Indian gooseberry, yang dikenal sebagai Amla, adalah makanan untuk otak yang fantastis. Hal ini dikarenakan Amla dipercaya dapat meningkatkan daya ingat. Hal ini didasarkan pada kandungan antioksidan dalam Amla yang mampu melawan radikal bebas dalam tubuh yang menyerang dan menghancurkan sel-sel otak. Kandungan vitamin C dalam Amla pun mampu membantu dalam produksi norepinefrin dan neurotransmitter yang meningkatkan aktivitas otak. Selain itu, kandungan zat besi dalam Amla mampu memfasilitasi transportasi oksigen dan mencegah degenerasi otak.

Air

Otak mendapatkan energi listrik dari air yang membuat fungsi otak termasuk pikiran dan memori menjadi kuat. Air juga dibutuhkan untuk produksi hormon dan neurotransmiter di otak. Untuk itu, Anda perlu menyediakan cukup air ke otak Anda, agar dapat berpikir lebih cepat, lebih fokus, dan mengalami kejelasan dan kreativitas yang lebih besar. Kondisi hidrasi setiap hari pun diperlukan untuk fungsi otak yang optimal karena otak tidak dapat menyimpan air.

Ikan

Otak membutuhkan asam lemak esensial, seperti asam lemak omega 3 dan omega 6. Hal ini perlu dimasukkan ke dalam rejim kita karena tubuh tidak dapat memproses asam-asam ini. Lemak ikan, seperti namanya, diisi dengan lemak baik – omega 3 dan omega 6, termasuk mengkonsumsi ikan dapat meningkatkan fungsi memori sebesar 15 persen. Ikan dengan kandungan asam lemak omega tertinggi terdapat dalam salmon, mackerel, sarden, rainbow trout, dan tuna albacore. Jika Anda tidak suka ikan atau jarang memakannya, pertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen minyak ikan.

Itulah 5 makanan sehari-hari yang mampu meningkatkan memori dan konsentrasi pada anak-anak. Kami yakin Anda setidaknya sedikit terkejut melihat bahwa bahan makanan umum seperti di atas memiliki kekuatan ampuh seperti itu. Untuk Anda yang sedang berusaha meningkatkan konsentrasi pada anak Anda, maka Anda dapat membantu meningkatkannya dengan mengajak anak Anda melakukan pelatihan kebugaran otak di BrainFit. BrainFit sendiri adalah studio yang menyediakan program pelatihan kebugaran otak yang paling terbaru dan ilmiah sejak tahun 2001.

 

 

Sumber: https://www.mylittlemoppet.com/

Leave a Comment